Virtual Reality merupakan sebuah inovasi teknologi terbaru yang dikembangkan untuk memungkinkan seseorang melakukan suatu interaksi terhadap suatu objek grafis dengan visualisasi 3D atau gambar berhologram. Teknologi ini mampu memberikan sebuah pengalaman baru bagi penggunanya, karena pengguna seolah-olah bisa menyentuh objek tersebut secara langsung. Jadi sederhananya, Virtual Reality adalah tampilan gambar tiga dimensi yang terlihat seperti nyata yang diciptakan dengan bantuan perangkat komputer ataupun juga beberapa perangkat tertentu. Dengan teknologi ini, pengguna juga dapat merasakan berada dunia nyata, padahal sebenarnya mereka hanya berada di dunia virtual atau dunia maya. Untuk mendukung jalannya teknologi Virtual Reality ini, biasanya pengguna juga bisa menggunakan beberapa perangkat yang canggih berupa helm atau kacamata, headset, sarung tangan dan walker.
SEJARAH VIRTUAL REALITY
Virtual reality bermula dari sebuah prototype dari visi yang dibangun oleh Morton Heilig pada tahun 1962 yang bernama Senosorama. Sensorama dibuat untuk menghadirkan pengalaman menonton sebuah film agar tampak nyata dengan melibatkan berbagai indra dalam hal ini berupa indra penglihatan, pendengaran, penciuman, dan sentuhan. Setelah itu, virtual reality berkembang dari hari ke hari dan tentunya semakin canggih.
Karena potensinya yang begitu besar, saat ini banyak perusahaan yang sangat fokus dalam menggarap virtual reality ini dan berlomba-lomba untuk menghadirkan dunia virtual terbaik dengan sensasi senyata mungkin. Beberapa perusahaan tersebut antara lain Lenovo, Sony, Facebook, Google, Samsung, Microsoft, HTC, Volvo dan banyak lagi yang lainnya. Sony berencana mengeluarkan Play Station 4 yang mendukung VR, Google membuat cardboard, Facebook malahan membeli Oculus seharga $ 2 Milyar.
Salah satu perusahaan yang akan meramaikan teknologi virtual reality adalah Lenovo, yang dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan smartphone terbarunya yang mendukung virtual reality, yaitu Lenovo Vibe K4 Note. Digadang-gadang Lenovo Vibe K4 Note ini akan memiliki 4 kelebihan utama yaitu Theater Max pengalaman layar lebar 5.5" Full HD sinematik dengan VR Glass, Dual Speaker depan dengan Dolby ATMOS untuk pengalaman surround sound, Processor Octa Core 64 bit dan RAM 3GB, dan Finger Print.Virtual reality berpotensi mengubah banyak hal dalam kehidupan kita. Paling tidak, yang sudah nampak jelas di depan mata kita adalah dengan mulai berubahnya cara menikmati hiburan seperti bermain game dan menonton video.
ELEMEN-ELEMEN VIRTUAL REALITY
Helm atau kacamata berfungsi untuk memvisualisasikan tampilan gambar agar pengguna dapat melihat perspektif gambar terlihat lebih dekat dan lebih nyata. Headset berfungsi memberikan efek-efek suara yang keluar kepada pengguna dengan lebih jelas, sehingga akan membuat pengguna seperti didalam suasana yang nyata. Sarung tangan dan walker berfungsi sebagai media penghubung interaksi tangan dan kaki pengguna dengan dunia virtual yang diciptakan oleh Virtual Reality, sehingga pengguna bisa merasakan pengalaman menyentuh, merasakan benda-benda yang muncul secara virtual dan berjalan di dunia maya seperti nyata. Elemen-elemen di dalam Virtual Reality sendiri terbagi dalam beberapa bagian, yaitu:
Virtual World : Merupakan sebuah konten grafis maupun hologram yang mampu menciptakan dunia secara virtual dalam bentuk screen play.Sensory Feedback : Merupakan media untuk menyampaikan serangkaian informasi dari virtual world menuju ke indera pengguna. Beberapa informasi yang disampaikan diantaranya penglihatan, pendengaran dan juga sentuhan.Interactivity : Berfungsi untuk merespon segala gerakan dan sentuhan pengguna. Sehingga pengguna dapat berinteraksi secara langsung dengan berbagai objek di dalam dunia virtual.Immersion : Merupakan elemen yang bisa dikatakan sangat penting di dalam teknologi Virtual Reality. Karena bagian ini dapat membuat dapat mempengaruhi pengguna baik secara fisik maupun mental. Sehingga pengguna merasa jika dirinya berada di sebuah lingkungan yang nyata, padahal pengguna hanya berada dalam dunia virtual dan tidak terjadi secara nyata.
Perangkat dan Cara Kerja Virtual Reality
1. Display/HD Display.
Monitor untuk menampilkan proyeksi gambar 3D. Di perangkat Samsung VR Gear dan Google Cardboard, monitor yang digunakan adalah smartphone dengan aplikasi penunjang VR. Sementara itu, Oculus Rift, menggunakan layar HD dengan sudut 100 derajat.
2. Cover.
Penutup display. Di dalamnya terdapat sensor tracking seperti head tracking, motion tracking, dan eye tracking. Jika display perangkat dalam keadaan terpisah, cover ini tidak diperlukan.
3. Spons/Foam Padding.
Bantalan untuk kepala agar dalam penggunaannya tidak cepat merasa pusing.
4. Lensa/Lenses.
Berupa lensa khusus yang sifatnya bikonveks atau cembung-cembung. Lensa akan memfokuskan dan membentuk gambar. Lalu, dibuat view 3D dengan memposisikan dua gambar sama seperti saat mata kita menangkap cahaya atau pemandangan.
5. Dial.
Pengatur jarak penglihatan dari visualisasi 3D dan VR.
6. Papan Sirkuit/Circuit Board.
Pada Oculus Rift, motherboard-nya berisi ARM processor dan chip pengontrol LED. Rift juga dilengkapi Adjacent Reality Tracker, dengan fitur magnetometer, gyroscope dan accelerometer.
Cara Kerja VR.
VR headset merupakan perangkat head mounted display dengan bentuk seperti goggle. Nah, ide sesungguhnya dari VR headset adalah menyatukan cara pandang kedua bola mata yang berbeda. Lewat dua layar di dalamnya, VR headset menghasilkan sensasi tiga dimensi. Seolah dunia dan objek virtual di game/video sungguh ada di hadapan siapa pun yang memakai VR headset itu. Caranya, visualisasi 3D dari video ataupun game tersambung ke VR headset melalui kabel HDMI. Dengan software VREAM, gambar tersebut diproyeksikan melalui lensa khusus menjadi gambar stereoskopik dengan kelengkungan mirip penglihatan manusia. Lalu, otak kita secara otomatis akan terbiasa dengan visualisasi tersebut sehingga terasa nyata.
Efek Samping.
Setelah 20 menit menggunakan VR headset, kalian akan merasa pusing dan mual. Hal itu disebut dengan virtual reality sickness. Penyebabnya adalah perbedaan persepsi secara visual dan gerak tubuh. Maksudnya, respons tubuh agak tidak sesuai dengan keadaan yang dilihat mata. Jadi, disarankan untuk tidak banyak bergerak saat memakai VR headset.
Kegunaan Teknologi Virtual Reality
Saat ini, teknologi Virtual Reality sudah banyak digunakan dalam berbagai bidang. Seperti bidang kedokteran, penerbangan, militer, bahkan juga digunakan sebagai perangkat pendukung untuk bermain game. Pada bidang kedokteran, Virtual Reality biasanya digunakan untuk mendeskripsikan bagian anatomi tubuh sehingga organ-organ dalam tubuh tampak terlihat lebih nyata.
Sedangkan pada bidang penerbangan, Virtual Reality digunakan sebagai simulasi penerbangan bagi para pilot. Simulasi penerbangan disini meliputi cara menerbangkan pesawat di berbagai kondisi cuaca, cara berkomunikasi antar pesawat satu dengan yang lain atau dengan bandara serta cara mengatasi keadaan yang darurat jika terjadi masalah saat terbang. Hal ini bertujuan agar pilot dapat lebih terbiasa dan mengenal berbagai medan serta akan lebih mendapatkan pengalaman yang cukup jika suatu saat pilot menerbangkan pesawat terbang yang sebenarnya.
Dan pada bidang militer, Virtual Reality digunakan sebagai simulasi perang. Para tentara akan merasakan situasi di medan pertempuran yang terlihat secara nyata. Cara ini dipilih karena cukup efektif dalam mengadakan latihan perang dan lebih hemat biaya dibandingkan dengan latihan perang yang sebenarnya.
Saat ini banyak perusahan-perusahaan teknologi yang berlomba mengembangkan teknologi Virtual Reality ini, contohnya saja Microsoft dengan kacamata masa depannya yang bernama HoloLens, Oculus VR dengan perangkat virtual reality bagi para gamer yang bernama Oculus Rift dan masih banyak lagi perusahaan lainnya. Karena mampu memberikan pengalaman "bersentuhan langsung" dengan suatu objek di dunia virtual atau dunia maya, kecanggihan teknologi ini juga pernah diadopsi ke dunia film. Contohnya saja, jika kamu pernah menonton film Iron Man, maka kamu akan melihat adegan Tony Stark sedang asyik bekerja dengan layar komputer hologram-nya.
Sumber: https://www.codepolitan.com/virtual-reality-dan-perkembangannya
Rabu, 12 Juli 2017
Rabu, 14 Juni 2017
Multimedia Pembelajaran
Pengertian Multimedia
Pengertian Multimedia
Multimedia adalah media yang menggabungkan 2 unsur atau lebih yang terdiri dari text,grafis,gambar,foto,audio, dan animasi. Secara terintrograsi, multimedia terbagi menjadi 2 katagori, yaitu :
1. Multimedia Linier
Yaitu multimedia yang tidak dilengkapi engan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia ini berjalan berurutan.
Contoh : Televisi dan Film.
2. Multimedia Interaktif
Yaitu multimedia yang dilengkapi dengan pengontrol,yang dapat dioperasikan oleh pengguna sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya.
Ccontoh : Aplikasi games.
Manfaat Multimedia Pembelajaran
· Memperbesar benda yang kecil, yang tidak tangkap oleh mata.
· Memperkecil benda yang sangat besar, yang tidak mungkin dihadirkan disekolah.
· Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks,rumit,yang berlangsung cepat atau lambat seperti sistem tubuh manusia,bekerjanya suatu mesin,peredaran planet mars,berkembangnya bunga-bunga,dll.
· Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh.
· Menyaikan benda atau peristiwa yang berbahaya.
· Meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.
Karakteristik Multimedia Dalam Multimedia Pembelajaran
1. Memiliki lebih dari 1 media yang konfergen. Contoh : menggabungkan unsur audio dan visual
2. Bersifat interaktif dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna.
3. Bersifat mandiri dalam arti membei kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna dapat menggunakan tanpa bimbingan orang lain.
Fungsi Multimedia Pembelajaran
· Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
· Mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri.
· Memperhatikan siswa mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendali.
· Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna yang terbentuk respon, baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan percobaan, dll.
Format Multimedia Pembelajaran
1. Tutorial
Adalah multimedia pembelajaran yang dalam penyampaian materinya dilakukan secara tutorial, yaitu informasi yang berisi suatu konsep yang disajikan dengan text,gambar (baik diam ataupun bergerak), dan grafik.
2. Drill
Yaitu melatih pengguna sehingga memiliki kemahiran dalam suatu keterampilan atau memperkuat penguasaan suatu konsep. Program ini menyediakan serangkai soal yang ditampilkan secara acak, sehingga soal atau pertanyaan yang tampil selalu berbeda.
3. Simulasi
Yaitu multimedia pembelajaran dengan format penyampaian secara dinamis yang menjadi didunia nyata. Contoh : menstimulasikan pesawat terbang.
4. Percobaan/Eksperimen
Format ini mirip dengan simulasi namun lebih ditunjukkan pada kegiatan-kegiatan yang bersifat eksperimen atau percobaan. Contoh : latihan praktikum di laboratorium IPA.
5. Permainan
Yang disajikan tetap mengaju pada proses pembelajaran. Dengan program ini diharapkan terjadi aktifitas belajar sambil bermain.
Syarat Yang Memenuhi Multimedia
· Pengoprasian yang mudah dan familiar.
· Mudah untuk diinstal ke komputer.
· Media pembelajaran yang aktif yan komunikatif.
· Sistem pembelajaran yang mandiri, artinya siswa dapat belajar mandiri baik disekolah maupun dirumah tanpa bimbingan guru atau orang lain.
· Sedapat mungkin dengan biaya yang ringan dan terjangkau.
Jenis-Jenis Multimedia
Berdasarkan kegunaannya, multimedia pembelajaran ada 2 macam yaitu :
a. Multimedia presentasi pembelajaran
Adalah alat bantu guru dalam proses pembelajaran dikelas dan tidak menggantikan guru secara keseluruhan.
Contoh : Microsoft Power Point (.ppt)
b. Multimedia pembelajaran mandiri
Adalah software pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh siswa secara mandiri tanpa bantuan guru. Harus dapat memadukan explecit knowledge dan tacit knowledge. Pengembanngan futur dan mengandung fitur unruk pelatihan. Ujian dan simulasi termasuk tahapan pemecahan masalah.
Contoh : Macromedia Authorware/Adobe Flash.
Solusi Pengguna Multimedia
1. Memanfaatkan media yang disekitar kita, disesuaikan kemampuan yang kita miliki.
2. Perlunya sarana dan prasarana yang mendukung bimbingan belajar mengajar baik secara tradisional maupun modern.
3. Guru yang memiliki kualitas kompetensi akademik yang profesional yang tinggi atau memadai dibidang teknologi modern yang diterapkan pada proses pembelajaran.
4. Mengubah budaya para pendidik dari mengajar menjadi pelajar.
5. Memberikan kegiatan semacamdiskusi kelompok guna menambah pengetahuan tentang pengguna teknologi multimedia dalam pembelajaran.
6. Diknas kota harus bertanggung jawab untuk mengembangkan SDM para guru tentang teknologi multimedia untuk membantu pengembangan atau pembelajarannya.
Sumber; http://tkampus.blogspot.co.id/2013/06/multimedia-pembelajaran.html
Kamis, 27 April 2017
Strategi Kesehatan dan Kerja HSE
Tekanan yang berhubungan dengan pekerjaan, gangguan muskuloskeletal dan penyakit paru-paru pekerjaan adalah prioritas dalam strategi Kesehatan dan Kerja HSE.
1. Tekanan yang berhubungan dengan pekerjaan
Kedua Penyebab yang paling umum dilaporkan keuzuran pekerjaan di Inggris, menyumbang 37% dari semua kasus keuzuran yang berhubungan dengan pekerjaan, dan 45% dari semua hari kerja hilang karena udzur.
2. Gangguan muskuloskeletal
Penyebab yang paling umum dilaporkan keuzuran pekerjaan di Inggris, menyumbang 41% dari semua kasus keuzuran yang terkait dengan kerja dan 34% dari semua hari kerja hilang karena udzur.
3. Penyakit paru-paru Pekerjaan
Ia terus menyebabkan sekitar 12 000 kematian setiap tahun.
Tujuan kami
Untuk bekerja dengan majikan, karyawan dan komunitas kesehatan dan keamanan yang lebih luas untuk mengurangi tingkat insiden dan jumlah kasus baru bagi daerah-daerah prioritas. strategi dan tiga draft rencana; tekanan terkait kerja, gangguan muskuloskeletal, dan penyakit paru-paru pekerjaan.
Sumber: http://www.hse.gov.uk/aboutus
Rancangan Korporasi HSE untuk kesehatan & Keamanan Internal untuk 2015-2016
1. Pengenalan
Rencana ini berisi tindakan yang akan diambil di seluruh organisasi di atas manajemen rutin kesehatan dan keselamatan untuk menangani empat bahaya khusus yang diidentifikasi dalam Kerangka Kerja untuk kesehatan dan manajemen keselamatan dalam HSE untuk 2015-2016 untuk 2017-2018 'sebagai penyebab utama cedera kepada staf.
Berdasarkan jumlah insiden yang dilaporkan dan potensi bahaya empat bahaya memiliki diidentifikasi sebagai:
• Peralatan Tampilan Layar (DSE) yang terkait kesehatan;
• Lone bekerja dan kunjungan lapangan;
• risiko jalan raya yang berkaitan Kerja, dan
• terkait Kerja tekanan.
2. pelaksanaan
Lampiran 1 berisi tindakan yang harus diambil di seluruh organisasi untuk mengurangi risiko, dan yang bertanggung jawab untuk pengiriman. Bagi mereka tindakan yang Site Safety Koordinator (SSC) dan Bagian / kesehatan Situs dan keamanan komite bertanggung jawab menyampaikan, pelaksanaan harus dipimpin kesehatan masing-masing dan komite keamanan yang perlu mendukung sepenuhnya komunikasi rencana itu dalam bagian mereka / situs. Pertimbangan juga harus diberikan kepada bagaimana tindakan yang akan dikirim, dan bagaimana bukti akan diberikan kepada SSC untuk memungkinkan mereka untuk meyakinkan Komite Keselamatan dan Kesehatan Korporasi (CHSC) tindakan yang sedang diambil dalam laporan kesehatan dan keselamatan kuartal. Laporan-laporan triwulanan juga akan menjadi dasar laporan kesehatan dan keselamatan tahunan HSE. manajer-manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua kecelakaan internal, kejadian dan laporan kesehatan diselidiki dan untuk menyediakan SSC dengan salinan apa-apa laporan yang dikeluarkan dan tindakan pemulihan diambil. Untuk kasus-kasus kesehatan pembaruan yang teratur perlu diberikan kepada SSC sehingga memuaskan kesimpulan telah dicapai dan kasus itu ditutup. kesehatan bagian / Situs dan keamanan komite bertanggung jawab untuk memeriksa insiden internal dilaporkan dan rekomendasi dari penyelidikan. Pengajaran harus diambil ke depan dalam bagian / situs dan meningkat, sebagaimana yang sesuai kepada CHSC, melalui Sekretaris panitia. Peran dan tanggung jawab untuk mengelola kesehatan dan keselamatan dalam HSE, dan Persyaratan Referensi untuk komite kesehatan dan keselamatan tersedia pada halaman Kesehatan dan Keselamatan (YHS) Anda terhadap intranet.
3. Pemantauan
Selain tindakan yang diuraikan dalam Lampiran 1 untuk rencana ini, CHSC telah mengembangkan beberapa langkah-langkah kinerja yang Penasihat Kesehatan dan Keselamatan (HSA) bertanggung jawab untuk memonitor dan berbincang dengan CHSC dan Manajemen Senior (SMT) apabila sesuai. Langkah-langkah kinerja termasuk kedua indikator; tertinggal dan utama. Indikator ketinggalan menyajikan gambaran kejadian kami melaporkan yang memungkinkan kita untuk mengumpulkan data untuk mengidentifikasi tren menginformasikan arah keseluruhan kesehatan dan manajemen keselamatan dalam HSE; indikator utama adalah digunakan untuk mengevaluasi elemen sistem manajemen keamanan kami untuk memungkinkan kami mengidentifikasi setiap masalah pelaksanaan. Indikator ketinggalan HSA akan mengumpulkan data dalam tahun pada setiap bulan. Ini akan dibandingkan dengan laporan sebelumnya tahun untuk menyediakan informasi tren kepada anggota CHSC dan SMT dalam kesehatan bulanan dan statistik keamanan kertas.
PM 1 Kecelakaan: beberapa insiden yang mengakibatkan cedera termasuk major, minor dan lebih ketidakhadiran 7 hari.
PM 2 Insiden: beberapa insiden yang tidak menyebabkan cedera, termasuk berbahaya kejadian, laporan miss terdekat, mungkin eksposur berbahaya, kerusakan harta benda dan pelecehan verbal.
PM 3 Ill kesehatan: beberapa laporan diajukan untuk kesehatan, termasuk tekanan kerja yang terkait, peralatan layar tampilan, dan kondisi kesehatan dasar. HRD akan memberikan setiap bulan untuk dimasukkan ke dalam karya yang:
PM 4 Rata-rata jumlah hari bekerja yang hilang akibat penyakit tidak adanya setiap anggota staf per tahun, dengan pimpinan dan di tingkat HSE. terkemuka Indikator Untuk kesehatan dan keselamatan topik prioritas HSA akan memantau unsur-unsur dasar untuk mengidentifikasi setiap masalah pelaksanaan, ini akan dibahas oleh CHSC yang akan menilai dan mengambil tindakan koreksi yang tepat.
PM 5 Staf adalah terakhir dengan latihan DSE dan penilaian mereka.
PM tindakan 6 Langkah-diambil oleh manajer-manajer dan penilai DSE untuk mengurangi risiko diidentifikasi dalam penilaian diri selama 4 minggu dari tanggal penilaian diri.
PM 7 Staf menyerahkan laporan kejadian internal untuk semua kondisi dicatat lisan, agresif atau kekerasan fisik yang ditemui saat pemeriksaan situs atau kegiatan-kegiatan yang terkait.
PM 8 Staf lengkap partisipasi direktori sesuai dengan persyaratan wajib yang diidentifikasi dalam suplemen Staf Pengunjung.
PM 9 Staf lengkap entri kalender sesuai dengan persyaratan wajib yang diidentifikasi dalam suplemen Staf Pengunjung.
PM 10 Semua staf baru yang diharapkan memacu atas urusan resmi menjalankan pengemudi aman latihan untuk menilai kemampuan mereka sebagai sopir dalam tiga bulan pengangkatannya.
PM 11 laporan kesehatan Semua diserahkan untuk tekanan kerja yang terkait dikelola sesuai dengan tingkat yang diuraikan dalam Kebijakan Tekanan direvisi: 'Work terkait Penilaian Stress' bagian.
Sumber: http://www.hse.gov.uk/aboutus/strategiesandplans/corporateplan.htm
Rancangan Korporasi HSE untuk Kesehatan & Keamanan Internal untuk 2014-2015
Rancangan Korporasi HSE untuk Kesehatan & Keamanan Internal untuk 2014-2015
1. Rencanakan
HSE berkomitmen untuk menyediakan karyawannya dengan kondisi kerja yang aman, dan memiliki pengaturan manajemen yang efektif di tempat yang menjamin kesejahteraan staf, untuk mengurangi efek yang berlawanan kepada individu dan bisnis dari kesehatan dan cedera. HSE akan mengelola risiko dengan bijak dan secara proporsional dan akan menciptakan satu lingkungan di yang manajer dan staf bekerja secara kolaboratif. Rencana ini mengidentifikasi aktivitas kesehatan dan peningkatan keamanan tertentu yang menambahkan berkelanjutan dan kesehatan dan keselamatan manajemen rutin, yang HSE akan menjalankan dalam 2014-2015. Ia memperbarui rencana yang disepakati sebelumnya antara kesatuan manajemen dan perdagangan.
2. Melakukan
2.1 profil risiko
Kerangka kerja tiga tahun untuk kesehatan & keselamatan bagi 2012 sampai 2015 telah disepakati oleh Senior Tim manajemen (SMT) dan Kesehatan Korporat dan Komite Keamanan (CHSC). ia mengatur tema utama, sejajar dengan HSE Strategi saat Bergabung solusi ', yang berkonsentrasi kita untuk mendorong kepemimpinan yang mantap melalui manajemen aktif dan kepemilikan bersama, dan untuk mewujudkan sehat, tempat kerja yang lebih aman dengan menargetkan prioritas risiko dan melaksanakan pengukur yang efektif dan sistem pemantauan. Ini adalah tema utama kami dan prioritas risiko untuk tahun; lampiran satu berisi tindakan kita akan mengambil.
2.2 tema utama:
1. Memberikan kepemimpinan yang kokoh
2. kesehatan aktif mengelola dan keamanan
3. Mempromosikan kepemilikan kesehatan dan keselamatan
4. petunjuk Pemantauan budaya kesehatan dan keselamatan yang positif
5. laporan Pemantauan kecelakaan, kesehatan sakit dan nyaris
2.3 Prioritas risiko:
1. DSE
2. Lone kerja dan kunjungan lapangan
3. risiko jalan raya yang berkaitan Kerja
4. tekanan terkait Kerja
2.4 menyusun
Situs intranet 'kesehatan & keselamatan Anda' menyediakan informasi mengenai kesehatan dan keselamatan di HSE, termasuk tanggung jawab untuk manajemen kesehatan dan keselamatan. HSA adalah orang yang kompeten dalam HSE tetapi semua manajer lini diinginkan mengelola kesehatan dan keamanan sebagai bagian dari tugas biasa. keterlibatan staf dan kerjasama mengenai kesehatan dan keselamatan dicapai di tingkat nasional melalui yang CHSC, dan regional melalui rapat komite yang dihadiri oleh situs ini Koordinator Keamanan (SSC). Jaringan SSC menyediakan link kepada staf lokal dan kegiatan. Tanggung jawab untuk melaksanakan pengaturan kesehatan dan keselamatan adalah diserahkan ke garis manajer. Semua staf memiliki tanggung jawab individu untuk mematuhi aturan dan untuk berkontribusi untuk pengiriman. manajer lini individu dan staf perlu diperhatikan:
1. kesehatan dan keselamatan dasar yang relevan kepada mereka dan mereka
staf
2. inisiatif kesehatan dan keselamatan yang penting direncanakan untuk tahun depan, dan
3. apa indikator kinerja kami.
3. Periksa
langkah-langkah kinerja kami (PM) termasuk dua indikator utama dan ketinggalan. Indikator ketinggalan HSA akan memantau data dalam tahun dibandingkan tahun laporan sebelumnya untuk mengidentifikasi tren.
PM 1: Jumlah kejadian termasuk kejadian berbahaya, kejadian yang hampir, Pengungkapan mungkin berbahaya, kerusakan harta benda dan pelecehan verbal
PM 2: Jumlah kecelakaan yang mengakibatkan cedera termasuk, cedera besar dan kecil dan lebih ketidakhadiran 7 hari
PM 3: Jumlah kasus-kasus kesehatan, termasuk tekanan terkait kerja, layar tampilan peralatan yang terkait kesehatan, dan melaporkan kondisi kesehatan dasar.
PM 4: Jumlah hari penyakit tidak adanya setiap anggota staf untuk tahun terkemuka Indikator.
HSA akan memantau data terhadap tahun laporan sebelumnya untuk mengidentifikasi tren:
PM 5: Staf adalah terakhir dengan latihan DSE dan evaluasi mereka
PM 6: Staf menyerahkan laporan kejadian internal untuk semua kondisi recordedI dari lisan, penyalahgunaan agresif atau fisik.
PM 7: Staf partisipasi direktori lengkap sesuai dengan persyaratan wajib diidentifikasi dalam makanan tambahan Staf Pengunjung.
PM 8: Staf entri kalender lengkap sesuai dengan persyaratan wajib diidentifikasi dalam makanan tambahan Staf Pengunjung.
HSA akan memantau pencapaian target:
PM 9: 100% dari laporan tindakan pengguna yang berisiko tinggi tindakan yang tepat diambil oleh administrator DSE dan penilai selama 4 minggu dari tanggal penilaian sendiri
PM 10: 100% dari staf yang mengunjungi menjalankan pelatihan pengemudi selamat dalam tiga bulan penunjukan
PM 11: 100% staf yang menyerahkan laporan kesehatan untuk tekanan kerja yang terkait adalah dialokasikan kepada manajer line / kasus untuk menelusuri penyebab dalam waktu 2 minggu yang dilaporkan Indikator susulan akan dipantau setiap bulan dan rincian akan diberikan kepada SMT di bawah kertas garis, disalin ke Ketua CHSC dan TU Wakil Ketua. Indikator utama akan dipantau dan dibahas sesuai dengan perhitungan waktu CHSC itu. CHSC akan mengevaluasi kemajuan dan mengambil tindakan koreksi seperti yang diinginkan. manajer Line / Kasus bertanggung jawab untuk menyelidiki semua laporan peristiwa internal dan untuk menyediakan SSC Bagian dengan salinan apa-apa laporan investigasi dan informasi terbaru tentang kemajuan tekanan dan layar layar peralatan kerja yang terkait kasus-kasus kesehatan yang terkait sehingga kesimpulan yang memuaskan telah dicapai. kesehatan dan keselamatan bagian komite bertanggung jawab untuk memeriksa semua kejadian internal laporan dalam Bagian mereka, dan membuat rekomendasi yang sesuai untuk perubahan atau langkah pencegahan tambahan kepada CHSC, melalui Sekretaris panitia. Lampiran 1 rencana tersebut adalah alat pemantauan yang digunakan oleh CHSC untuk memeriksa kinerja dan sebagai memberi makan kepada laporan kesehatan dan keselamatan tahunan HSE. The SSC menyediakan HSA dengan laporan setiap suku merinci kegiatan kesehatan & keselamatan dilakukan dalam Divisi mereka.
4. UU
HSA akan menggunakan indikator utama untuk mengukur kepatuhan dengan DSE, kerja tunggal, bekerja kebijakan risiko jalan raya dan tekanan yang terkait. Tindakan yang akan diambil, sebagaimana yang sesuai, untuk meninjau dan memperbarui dokumen kebijakan. Jika masalah baru muncul pada tahun ini yang membutuhkan perhatian CHSC akan meninjau prioritas dan menyarankan SMT yang perlu untuk memastikan kita selalu menggunakan sumber-sumber untuk menangani campuran yang sesuai yang paling topik. Kami juga akan memastikan hubungan dekat dengan teman kebijakan dalam HSE untuk memastikan bahwa kita sendiri pengaturan sedang dipertimbangkan di samping pengembangan kebijakan-kebijakan baru bertujuan untuk kesehatan yang lebih luas dan sistem keamanan.
Sumber: http://www.hse.gov.uk/aboutus/strategiesandplans/corporateplan.htm
Jumat, 21 April 2017
Sejarah Memori Komputer (1947-2009)
https://drive.google.com/file/d/0B0EQgF5KaupaRHBfSDl3ZGVSRUU/view?usp=sharing
Kamis, 30 Maret 2017
BIG DATA
Awalnya Big Data adalah sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi 'ledakan informasi' seiring dengan semakin bertumbuhnya ekosistem pengguna perangkat mobile dan data internet. Pertumbuhan perangkat mobile dan data internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya.
Berbagai jenis data, mulai data yang berupa teks, gambar atau foto, video hingga bentuk data-data lainnya membanjiri sistem komputasi. Tentunya hal ini perlu jalan keluar. Dan Big Data adalah solusi yang kerap digaungkan beberapa waktu belakangan ini, dan kemunculannya memang dianggap solusi dari fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saat ini.
Sementara itu IBM di situs resminya mendefinisikan Big Data ke dalam tiga istilah yaitu volume , variety , dan velocity. Volume di sini berkaitan dengan ukuran media penyimpanan data yang sangat besar atau mungkin tak terbatas. Sementara variety berarti tipe atau jenis data yang dapat diakomodasi. Sedangkan velocity dapat diartikan sebagai kecepatan proses.
Dengan begitu, Big Data dapat diasumsikan sebagai sebuah media penyimpanan data yang menawarkan ruang tak terbatas, serta kemampuan untuk mengakomodasi dan memproses berbagai jenis data dengan sangat cepat.
Di sektor bisnis Big Data, Google bisa dikatakan sebagai pelopor. Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California itu di tahun 2006 sempat memperkenalkan Google Bigtable. Bigtable merupakan sistem database berskala besar dan cepat yang digunakan Google untuk mengolah berbagai jenis data dari berbagai layanan, termasuk data dari layanan mesin pencari berbasis internet. Setelah Google, jejaring sosial milik Mar Zuckerberg, Facebook, pun menerapkan sistem database sejenis untuk menangani melonjaknya pengguna layanan mereka. Dengan teknologi Big Data, Facebook tak pernah kesulitan untuk menangani peredaran data yang melonjak drastis dalam enam tahun terakhir yang berasal dari 1 miliar pengguna jejaring sosial mereka.
Kalau coba kita lihat contoh lainnya, saat ini perusahaan asuransi di Jepang mengumpulkan informasi tentang perilaku mengemudi kliennya dengan memonitor gps pada carnavi milik setiap klien. Dari pengumpulan informasi ini tidak hanya data tentang umur, jarak tempuh, jenis perizinan saja yang didapat, namun dengan mengetahui keadaan mengemudi setiap kliennya, perusahaan asuransi tersebut mampu menganalisis resiko setiap kliennya dan memastikan margin harga yang sesuai. Hal ini sama dengan ketika perusahaan kartu kredit menganalisis tempat pelanggan menggunakan kartu kredit dan penggunaan dengan smartphone sehingga dapat dideteksi apakah terjadi penyalahgunaan atau tidak.
Apakah perusahaan selain perusahaan financial dan perusahaan servis seperti halnya perusahaan yang langsung menjual barang nyata pun dapat menjadi pengguna big data? Sebagai mana kita ketahui perusahaan manapun yang terdapat kegiatan penjualan dan memiliki pelanggan maka pasti membutuhkan feedback dan informasi tentang needs dari para pelanggannya. Disinilah analisis big data memegang peranan yang menentukan bagi kemajuan perusahaan.
Penggunaan big data juga dapat diaplikasikan pada perusahaan infrastruktur maupun industri primer. Sebagai contoh dengan menggabungkan sensor yang dipasang di jalan raya dengan data yang dikumpulkan dari GPS yang telah terpasang pada mobil maka dapat diketahui kodisi kepadatan lalu lintas. Bahkan dengan menggabungkannya dengan sistem traffic light, dipastikan akan dapat mempercepat waktu tempuh suatu perjalanan sehingga mampu mengurangi pengeluaran gas CO2. Dalam industri primer yang dikatakan tertinggal dengan IT sekalipun dapat menjadi lebih efektif dalam segi operasionalnya. Sebagai contoh dengan pemasangan sensor cuaca pada ladang pertanian para pelaku industri primer dapat menggabungkan data cuaca dengan data penghasilan maupun kualitas produk yang dihasilkan sehinnga dapat dicari cara yang lebih efektif agar mampu meningkatkan kualitas produknya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih..
Hasil yang didapat dari pengaplikasian Big Data merupakan bentuk dari sebuah knowhow dan strategi bisnis. Yang semestinya menjadi PR yang perlu dipikirkan oleh para pelaku bisnis saat ini.
Dengan demikian, dapat dipahami bahwa big data memiliki wilayah aplikasi yang sangat luas. Penggunaan big data yang terbatas hanya pada bisnis web service dan SNS saja merupakan pemikiran yang tidak tepat.
Penggunaan big data mampu membuat kita untuk melihat lagi apa saja data yang kita miliki, apakah ada data yang terlantar atau terabaikan, kemudian kita dapat mengoptimalkan sumber data yang kita miliki. Namun demikian, bukan berarti dengan menggunakan big data segalanya akan berjalan dengan baik. Meski telah menganalis data dan mengetahui barang yang akan dijual sekalipun, jika tidak didistribusikan maka akan sama saja menyia-nyiakan modal berharga yang kita punya. Begitu pula apabila biaya menganalisis data jauh diatas keuntungan.
Berbicara mengenai Big Data tidak melulu tentang teknologi yang ditawarkan untuk menyimpan dan menyajikan data, namun pemanfaatan Big Data itu sendiri dinilai sangat penting. Kebanyakan orang masih terpaku dengan Big Data sebagai istilah di mana terdapat kumpulan himpunan data dalam jumlah sangat besar sukar ditangani dengan manajemen basis data biasa, sehingga membutuhkan suatu teknologi.
Pemanfaatan Big Data sangat penting bagi perusahaan "Banyak orang hanya fokus dengan teknologi yang dapat mengelola data yang besar. Selain berbicara tentang teknologi, kita dapat mengetahui bagaimana pemanfaatan Big Data, salah satunya untuk meningkatkan layanan mereka.
Berikut tiga contoh industri yang dapat memanfaatkan penggunaan Big Data.
Industri Penerbangan
Setiap perusahaan penerbangan mempunyai data masing-masing, namun perusahaan penerbangan saat ini umumnya hanya menggunakan data pembelian tiket penumpang, seperti kota asal dan kota tujuan, serta pembelian tiket melalui situs resmi atau tidak.
Perusahaan penerbangan tidak melihat data di luar itu, misalnya data interaksi ketika calon penumpang berada di depan komputer untuk membeli tiket. Mereka mungkin hanya melihat pelanggan terbang dari Jakarta-Jogja misalnya, tapi sebelum memutuskan itu sebenarnya dia ingin menuju Solo.
Penting bagi perusahaan penerbangan untuk melihat pola interaksi calon penumpangnya. Sebagai contoh, ketika penumpang mengetik Solo dalam situs penjualan tiket, kemudian menge-klik back dan mengetik Jogja, kota dengan bandara terdekat dari Solo, perusahaan patut mencurigai pola interaksi seperti ini. Bisa jadi penumpang membeli tiket Jogja karena penerbangan Solo lebih terbatas atau lebih mahal.
Perusahaan penerbangan dapat memanfaatkan Big Data tersebut untuk kemudian memperbanyak jumlah penerbangan ke Solo atau memberikan harga promo atau bekerja sama dengan travel agent untuk memfasilitasi penumpang dari Jogja ke Solo.
Jika perusahaan penerbangan mengetahui data ini (Big Data aktivitas penumpang di website), mereka mungkin bisa mengambil keputusan yang lebih tepat, dengan membuat rute yang lebih atraktif karena mengetahui market yang potensial.
Industri Perbankan
Pada saat nasabah melakukan transaksi melalui mesin atm, Bank mungkin hanya menyimpan data transaksi banking, seperti nominal penarikan uang. Di luar itu, Bank dapat melihat data interaksi para nasabah di depan mesin atm.
Bank dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan nasabah untuk memasukkan pin dan menekan jumlah nominal penarikan uang. Lebih dari itu Bank juga dapat menganalisa kebiasaan seorang nasabah dalam menarik uang di atm.
Jika kita tahu kebiasaan seorang nasabah mengambil uang 500 ribu, kenapa tidak ketika nasabah memasukkan kartu, kemudaian memencet pin, langsung menawarkan pilihan 500ribu. Hal tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi Bank di mata para nasabah agar nasabah tetap setia dan menambah saldo rekeningnya.
Industri Otomotif
Penggunaan Big Data di industri otomotif, dapat digunakan untuk menghindari fraud atau penipuan/kecurangan.
Di negara lain misalnya, Big Data dimanfaatkan untuk mendeteksi adanya fraud yang dilakukan dealer mobil untuk mengklaim spare parts mobil baru yang masih bergaransi. Jika sebuah dealer mengklaim suatu spare parts dalam jumlah jauh lebih besar dibanding dealer lain di daerah yang sama, produsen mobil dapat mencurigai hal ini.
Cara yang paling sederhana untuk mendeteksi fraud, dapat dilakukan melalui data geografis. Jika memang karena faktor cuaca atau jalan rusak mengeluhkan rem rusak dan aus, seharusnya keluhan tersebut tersebar, tapi ada dealer yang klaim parts yang lebih tinggi di banding dealer-dealer di daerah yang sama.
Dapat disimpulkan bahwa Big Data itu bukan semata-berbicara data dalam ukuran besar, Big Data itu muncul ketika orang mulai sadar bahwa ada data-data baru yang sebelumnya belum dianalisa.
Awalnya Big Data adalah sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi 'ledakan informasi' seiring dengan semakin bertumbuhnya ekosistem pengguna perangkat mobile dan data internet. Pertumbuhan perangkat mobile dan data internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya.
Berbagai jenis data, mulai data yang berupa teks, gambar atau foto, video hingga bentuk data-data lainnya membanjiri sistem komputasi. Tentunya hal ini perlu jalan keluar. Dan Big Data adalah solusi yang kerap digaungkan beberapa waktu belakangan ini, dan kemunculannya memang dianggap solusi dari fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saat ini.
Sementara itu IBM di situs resminya mendefinisikan Big Data ke dalam tiga istilah yaitu volume , variety , dan velocity. Volume di sini berkaitan dengan ukuran media penyimpanan data yang sangat besar atau mungkin tak terbatas. Sementara variety berarti tipe atau jenis data yang dapat diakomodasi. Sedangkan velocity dapat diartikan sebagai kecepatan proses.
Dengan begitu, Big Data dapat diasumsikan sebagai sebuah media penyimpanan data yang menawarkan ruang tak terbatas, serta kemampuan untuk mengakomodasi dan memproses berbagai jenis data dengan sangat cepat.
Di sektor bisnis Big Data, Google bisa dikatakan sebagai pelopor. Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California itu di tahun 2006 sempat memperkenalkan Google Bigtable. Bigtable merupakan sistem database berskala besar dan cepat yang digunakan Google untuk mengolah berbagai jenis data dari berbagai layanan, termasuk data dari layanan mesin pencari berbasis internet. Setelah Google, jejaring sosial milik Mar Zuckerberg, Facebook, pun menerapkan sistem database sejenis untuk menangani melonjaknya pengguna layanan mereka. Dengan teknologi Big Data, Facebook tak pernah kesulitan untuk menangani peredaran data yang melonjak drastis dalam enam tahun terakhir yang berasal dari 1 miliar pengguna jejaring sosial mereka.
Kalau coba kita lihat contoh lainnya, saat ini perusahaan asuransi di Jepang mengumpulkan informasi tentang perilaku mengemudi kliennya dengan memonitor gps pada carnavi milik setiap klien. Dari pengumpulan informasi ini tidak hanya data tentang umur, jarak tempuh, jenis perizinan saja yang didapat, namun dengan mengetahui keadaan mengemudi setiap kliennya, perusahaan asuransi tersebut mampu menganalisis resiko setiap kliennya dan memastikan margin harga yang sesuai. Hal ini sama dengan ketika perusahaan kartu kredit menganalisis tempat pelanggan menggunakan kartu kredit dan penggunaan dengan smartphone sehingga dapat dideteksi apakah terjadi penyalahgunaan atau tidak.
Apakah perusahaan selain perusahaan financial dan perusahaan servis seperti halnya perusahaan yang langsung menjual barang nyata pun dapat menjadi pengguna big data? Sebagai mana kita ketahui perusahaan manapun yang terdapat kegiatan penjualan dan memiliki pelanggan maka pasti membutuhkan feedback dan informasi tentang needs dari para pelanggannya. Disinilah analisis big data memegang peranan yang menentukan bagi kemajuan perusahaan.
Penggunaan big data juga dapat diaplikasikan pada perusahaan infrastruktur maupun industri primer. Sebagai contoh dengan menggabungkan sensor yang dipasang di jalan raya dengan data yang dikumpulkan dari GPS yang telah terpasang pada mobil maka dapat diketahui kodisi kepadatan lalu lintas. Bahkan dengan menggabungkannya dengan sistem traffic light, dipastikan akan dapat mempercepat waktu tempuh suatu perjalanan sehingga mampu mengurangi pengeluaran gas CO2. Dalam industri primer yang dikatakan tertinggal dengan IT sekalipun dapat menjadi lebih efektif dalam segi operasionalnya. Sebagai contoh dengan pemasangan sensor cuaca pada ladang pertanian para pelaku industri primer dapat menggabungkan data cuaca dengan data penghasilan maupun kualitas produk yang dihasilkan sehinnga dapat dicari cara yang lebih efektif agar mampu meningkatkan kualitas produknya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih..
Hasil yang didapat dari pengaplikasian Big Data merupakan bentuk dari sebuah knowhow dan strategi bisnis. Yang semestinya menjadi PR yang perlu dipikirkan oleh para pelaku bisnis saat ini.
Dengan demikian, dapat dipahami bahwa big data memiliki wilayah aplikasi yang sangat luas. Penggunaan big data yang terbatas hanya pada bisnis web service dan SNS saja merupakan pemikiran yang tidak tepat.
Penggunaan big data mampu membuat kita untuk melihat lagi apa saja data yang kita miliki, apakah ada data yang terlantar atau terabaikan, kemudian kita dapat mengoptimalkan sumber data yang kita miliki. Namun demikian, bukan berarti dengan menggunakan big data segalanya akan berjalan dengan baik. Meski telah menganalis data dan mengetahui barang yang akan dijual sekalipun, jika tidak didistribusikan maka akan sama saja menyia-nyiakan modal berharga yang kita punya. Begitu pula apabila biaya menganalisis data jauh diatas keuntungan.
Berbicara mengenai Big Data tidak melulu tentang teknologi yang ditawarkan untuk menyimpan dan menyajikan data, namun pemanfaatan Big Data itu sendiri dinilai sangat penting. Kebanyakan orang masih terpaku dengan Big Data sebagai istilah di mana terdapat kumpulan himpunan data dalam jumlah sangat besar sukar ditangani dengan manajemen basis data biasa, sehingga membutuhkan suatu teknologi.
Pemanfaatan Big Data sangat penting bagi perusahaan "Banyak orang hanya fokus dengan teknologi yang dapat mengelola data yang besar. Selain berbicara tentang teknologi, kita dapat mengetahui bagaimana pemanfaatan Big Data, salah satunya untuk meningkatkan layanan mereka.
Berikut tiga contoh industri yang dapat memanfaatkan penggunaan Big Data.
Industri Penerbangan
Setiap perusahaan penerbangan mempunyai data masing-masing, namun perusahaan penerbangan saat ini umumnya hanya menggunakan data pembelian tiket penumpang, seperti kota asal dan kota tujuan, serta pembelian tiket melalui situs resmi atau tidak.
Perusahaan penerbangan tidak melihat data di luar itu, misalnya data interaksi ketika calon penumpang berada di depan komputer untuk membeli tiket. Mereka mungkin hanya melihat pelanggan terbang dari Jakarta-Jogja misalnya, tapi sebelum memutuskan itu sebenarnya dia ingin menuju Solo.
Penting bagi perusahaan penerbangan untuk melihat pola interaksi calon penumpangnya. Sebagai contoh, ketika penumpang mengetik Solo dalam situs penjualan tiket, kemudian menge-klik back dan mengetik Jogja, kota dengan bandara terdekat dari Solo, perusahaan patut mencurigai pola interaksi seperti ini. Bisa jadi penumpang membeli tiket Jogja karena penerbangan Solo lebih terbatas atau lebih mahal.
Perusahaan penerbangan dapat memanfaatkan Big Data tersebut untuk kemudian memperbanyak jumlah penerbangan ke Solo atau memberikan harga promo atau bekerja sama dengan travel agent untuk memfasilitasi penumpang dari Jogja ke Solo.
Jika perusahaan penerbangan mengetahui data ini (Big Data aktivitas penumpang di website), mereka mungkin bisa mengambil keputusan yang lebih tepat, dengan membuat rute yang lebih atraktif karena mengetahui market yang potensial.
Industri Perbankan
Pada saat nasabah melakukan transaksi melalui mesin atm, Bank mungkin hanya menyimpan data transaksi banking, seperti nominal penarikan uang. Di luar itu, Bank dapat melihat data interaksi para nasabah di depan mesin atm.
Bank dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan nasabah untuk memasukkan pin dan menekan jumlah nominal penarikan uang. Lebih dari itu Bank juga dapat menganalisa kebiasaan seorang nasabah dalam menarik uang di atm.
Jika kita tahu kebiasaan seorang nasabah mengambil uang 500 ribu, kenapa tidak ketika nasabah memasukkan kartu, kemudaian memencet pin, langsung menawarkan pilihan 500ribu. Hal tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi Bank di mata para nasabah agar nasabah tetap setia dan menambah saldo rekeningnya.
Industri Otomotif
Penggunaan Big Data di industri otomotif, dapat digunakan untuk menghindari fraud atau penipuan/kecurangan.
Di negara lain misalnya, Big Data dimanfaatkan untuk mendeteksi adanya fraud yang dilakukan dealer mobil untuk mengklaim spare parts mobil baru yang masih bergaransi. Jika sebuah dealer mengklaim suatu spare parts dalam jumlah jauh lebih besar dibanding dealer lain di daerah yang sama, produsen mobil dapat mencurigai hal ini.
Cara yang paling sederhana untuk mendeteksi fraud, dapat dilakukan melalui data geografis. Jika memang karena faktor cuaca atau jalan rusak mengeluhkan rem rusak dan aus, seharusnya keluhan tersebut tersebar, tapi ada dealer yang klaim parts yang lebih tinggi di banding dealer-dealer di daerah yang sama.
Dapat disimpulkan bahwa Big Data itu bukan semata-berbicara data dalam ukuran besar, Big Data itu muncul ketika orang mulai sadar bahwa ada data-data baru yang sebelumnya belum dianalisa.
Langganan:
Komentar (Atom)